Akupunktur untuk Sindroma Ovarium Poliklistik (SOPK)

SOPK, merupakan suatu gangguan hormonal yang terjadi pada lebih kurang 10% wanita usia produksi, dengan gejala2 berikut:

1. Haid tidak teratur, jarang, kadang-kadang dengan perdarahan yang banyak.

2. Susah untuk punya keturunan (susah hamil)

3. Terjadi gangguan pematangan sel telur/ ovulasi ( sel telur berukuran lebih kecil)

4. Terjadi peningkatan berat badan yang berlebihan (Obesitas)

5. Dapat disertai pertumbuhan rambut yang berlebihan

6. Dapat terjadi gangguan metabolisme lemak dan timbulnya jerawat.

SOPK, terutama disebabkan oleh gaya hidup yang terkait dengan faktor genetik.

Pematangan sel telur pada penderita SOPK akan terhambat akibat gangguan hormonal. Terdapat peningkatan kadar hormon pria (androgen) dalam konsentrasi yang rendah. Selain itu, resistensi insulin akan meningkatkan risiko terjadinya gangguan kardiovaskular dan diabetes mellitus (DM).

Penatalaksanaan pertama pada penderita SOPK adalah penurunan berat badan yang diikuti perubahan gaya hidup. Tindakan selanjutnya adalah induksi ovulasi yang dapat dilakukan obat hormonal. Pada prinsipnya SOPK dapt diobati dengan tata laksana dan dukungan yang komprehensif dari berbagai disiplin ilmu kedokteran.

Akupunktur medik merupakan suatu pengembangan ilmu dari akupunktur klasik yang telah diintegrasikan kedalam ilmu kedokteran modern melalui prinsip biomedik dan ujiklinis ilmiah. WHO, dalam indeks indikasi akupunktur juga menyebutkan akupunktur dapat digunakan untuk mengobati kasus infertilitas pria dan wanita.

Pada kasus SOPK, dimana terjadi ketidakseimbangan hormonal, dapat diobati dengan akupunktur. Terbukti akupunktur dapat merangsang sistem regulasi neuroundokrin melalui jaras Hiphothalamus Pituitary Ovarium dan Hiphofisis untuk meningkatkan hormon LH.

Pada SOPK, akupunktur dapat merangsang ovulasi dengan menormalkan siklus haid, meningkatkan kadar FSH, LH, Estradiol dan Progesteron, selain itu dapat menurunkan kadar Prolaktin.

Akupunktur juga dapat menurunkan berat badan penderita SOPK, sehingga diharapkan akan terjadi keseimbangan metabolisme tubuh (sistem hormonal).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s